Hari Ini:

Senin 26 Jun 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 20.00 WIB

Telpon:

083899000188

SMS/Whatsapp:

083899000188

Line ID:

http://line.me/ti/p/%40dpq

BB Messenger:

58281DC2

Email:

9see@topirajutbayi.com

Beberapa Klien Kami

Testimoni

Iklan oleh Google

Pembayaran Melalui

TIPS MENYEMBUHKAN BIANG KERINGAT PADA BAYI

06 August 2016 - Kategori Blog

Salah satu gangguan kesehatan kulit yang umum dialami bayi adalah biang keringat alias keringat buntet. Penyebab biang keringat adalah tersumbatnya (buntet) kelenjar keringat pada permukaan kulit. Dibandingkan pada orang dewasa, biang keringat lebih banyak dialami anak-anak lantaran fungsi kelenjar keringat pada bayi yang belum sempurna.

Biasanya Gangguan ini sering muncul pada saat musim kemarau. Munculnya biang keringat pada bayi harus segera diobati dengan tepat karena membahayakan kesehatan kulit, terutama kulit di area kepala, wajah, serta leher. Apabila tidak cepat diobati atau kurang tepat cara mengatasinya, keringet buntet akan mengakibatkan iritasi kulit, infeksi, dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Dalam dunia medis, masalah kesehatan kulit ‘biang keringat’ disebut Miliaria. Sedangkan orang jawa biasa menyebut keringet buntet. Masalah pada kulit ini sangat mengganggu dan bisa menyerang siapa saja pada usia berapa saja. Namun demikian, usia bayi dan anak-anak sangat rentan terkena biang keringat karena kulit mereka masih sensitif.
Gejalanya adalah munculnya bintil-bintil kecil berwarna merah yang kadang-kadang berisi air, dengan atau tidak disertai kulit yang tampak kemerahan. Biang keringat rasanya gatal dan menimbulkan rasa tidak nyaman serta terkadang kulit terasa panas. Biasanya, biang keringat muncul pada bagian tubuh yang terlipat dan banyak berkeringat, seperti ketiak, lipatan siku, paha, dll.

Jenis Biang Keringat
Dunia medis mengenal 3 jenis Miliaria yang digolongkan berdasarkan lokasi terjadinya sumbatan saluran keringat, yaitu Miliaria kristalina, Miliaria rubra, dan Miliaria profunda.

Untuk jenis kristalina dan rubra bisa terjadi pada semua usia, namun jenis Miliaria profunda, lebih banyak menyerang orang dewasa dibanding balita.

Jika biang keringat pada bayi muncul di daerah leher, kepala, dan tubuh bagian atas maka disebut Miliaria kristalina. Secara klinis tampak gelembung kecil berisi cairan jernih dengan ukuran 1 – 2 milimeter dan mudah pecah jika ditekan. Jenis ini relatif tidak berbahaya karena jarang disertai peradangan dan tidak menimbulkan keluhan pada anak.
1. Jika biang keringat muncul di kepala, leher, lipat paha dan ketiak maka disebut Miliaria rubra. Secara jelas terlihat bintik-bintik merah serta gelembung kecil berisi cairan jernih dengan dasar kulit tampak kemerahan. Jenis ini tergolong berbahaya karena memberikan rasa gatal sekaligus perih pada permukaan kulit.
2. Jika muncul biang keringat baru setelah terjadi miliaria rubra secara berulang, maka disebut Miliaria profunda. Secara klinis tampak bintik-bintik putih, keras dengan ukuran 1 – 3 milimeter tanpa mengakibatkan rasa gatal maupun Inflamasi kulit. Jenis ini tergolong langka dan jarang dialami bayi.

Cara Mencegah Biang Keringat Muncul Pada Balita
Meskipun biang keringat merupakan gangguan kesehatan yang cukup sering terjadi pada anak dan dianggap masalah sepele, namun ketika sudah terjadi akan sangat mengganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, langkah pencegahan lebih baik daripada mengobati biang keringat pada bayi.

 Pilih pakaian yang dapat menyerap keringat misalkan pakaian dari katun.
 Sesegera mungkin mengganti pakaian bayi yang sudah basah oleh keringat.
 Hindari memakai pakaian berbahan wol karena kemampuan menyerap keringat yang kurang dan sering menimbulkan gatal pada kulit anak yang masih tergolong sensitif.
 Jika anak mengeluarkan keringat berlebih, usahakan lebih sering dimandikan, terutama menjelang tidur.

Bagaimana Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi?
 Jika anak mengalami Miliaria kristalina, maka anda tidak perlu khawatir karena tidak harus diobati. Biang keringat jenis ini akan sembuh sendiri secara berangsur bila kulit anak tetap sejuk dan kering.
 Rawatlah kebersihan kulit bayi dengan cara memandikan dan mengganti baju secara teratur agar supaya kulit bisa bernafas dengan baik.
 Cara menghilangkan biang keringat pada bayi jenis miliaria rubra (mengakibatkan rasa perih) adalah dengan mengoleskan lotion khusus untuk anak yang mengandung zat calamine.
 Jangan memberikan bedak terlalu tebal pada kulit kepala yang basah karena dapat membentuk adonan yang bisa mengakibatkan sumbatan pada pori-pori. Jika pori sudah tersumbat, maka keringet buntet di kepala bayi mudah muncul.
 Memotong kuku bayi secara teratur untuk menghindari menggaruk kulit yang terkena biang keringat sehingga tidak mengakibatkan iritasi atau pun infeksi kulit.
 Lidah buaya merupakan bahan herbal yang mampu memberikan rasa dingin pada kulit. Oleskan gel lidah buaya ke area tubuh yang terkena keringet buntet agar rasa tidak nyaman bisa berkurang.
 Campuran 1 sdm baking soda dan 1 gelas air dingin bisa menjadi solusi sederhana lainnya untuk mengatasi biang keringat. Gunakan kain waslap untuk mengompres bagian yang mengalami penyumbatan pori.
 Jika biang keringat pada anak sangat parah dan sudah terjadi infeksi kulit akibat garukan, segera bawa ke dokter untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.